MAKASSAR – Kepemimpinan komunitas Tangan Di Atas (TDA) Entrepreneur Community Makassar resmi berganti. A Muh Resa Erlangga terpilih sebagai Ketua TDA Makassar periode 9.0, menggantikan Firmansyah Datu yang sebelumnya memimpin TDA Makassar 8.0.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Resa terpilih dalam rangkaian kegiatan TDA Miles 2026 bertema Every Step Matters yang digelar di Dian Auditorium, Lantai 7 Universitas Ciputra Makassar, Minggu (26/7/2026).

Pergantian kepemimpinan ini menjadi bagian dari proses estafet kepemimpinan di tubuh komunitas pengusaha TDA Makassar.

Firmansyah Datu sebelumnya menjalankan amanah sebagai Ketua TDA Makassar 8.0 sebelum kepemimpinan dilanjutkan oleh A Muh Resa Erlangga untuk periode 9.0.

Dalam sambutannya setelah terpilih, A Muh Resa Erlangga menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan. Ia juga meminta dukungan dari seluruh pengurus, anggota, serta mitra TDA Makassar dalam menjalankan kepemimpinannya.

“Karena ini amanah yang sudah dititipkan, mohon support-nya terutama untuk teman-teman yang akan melanjutkan kepemimpinan di 9.0 bersama saya, serta dukungan dari seluruh member dan mitra,” ujar Resa.

Resa mengajak seluruh anggota untuk memperkuat kolaborasi. Ia menilai tantangan ekonomi tidak dapat dihadapi secara individual, melainkan membutuhkan sinergi antara komunitas, pelaku usaha, pemerintah, dan berbagai mitra strategis.

“Ini adalah amanah yang dititipkan. Saya memohon dukungan penuh dari teman-teman pengurus yang akan melanjutkan kepemimpinan di periode 9.0 bersama saya, serta dukungan seluruh member dan jajaran mitra strategis,” katanya.

Resa menilai pengusaha lokal perlu terus meningkatkan inovasi produk, memperkuat pemasaran digital, serta membangun jaringan bisnis agar mampu bersaing di tengah perubahan perilaku konsumen.

“Komunitas seperti TDA menjadi ruang strategis untuk saling belajar sekaligus membuka peluang kolaborasi usaha,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia TDA Miles 2026, Muh. Sigit mengatakan, TDA Miles 2026 menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan kepengurusan sebelumnya sekaligus menyambut kepemimpinan baru TDA Makassar.

Menurutnya, ini juga menjadi bagian dari rangkaian proses untuk menentukan nakhoda baru TDA Makassar periode 9.0.

” lebih dari sekadar forum silaturahmi, TDA Miles diposisikan sebagai wadah mencetak pengusaha yang adaptif menghadapi perubahan kondisi ekonomi,”kata Sigit.

Karena setiap proses pembelajaran dan kolaborasi yang terbangun diharapkan menjadi fondasi bagi perkembangan usaha para anggota di masa mendatang.

“Kami berharap TDA Miles ini menjadi legasi untuk kepengurusan berikutnya, agar terus disempurnakan serta mampu memberikan kesan bermakna bagi seluruh member, khususnya di TDA Makassar,” ujarnya.

Kata dia, di tengah tantangan ekonomi saat ini, komunitas bisnis dinilai memiliki peran penting dalam membantu pelaku UMKM bertahan.

Melalui pertukaran pengalaman, pendampingan, hingga kolaborasi antaranggota, para pengusaha dapat menemukan strategi baru untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperluas pasar.

“Momentum TDA Miles juga menjadi ajang regenerasi kepemimpinan organisasi. Dalam pemilihan Ketua TDA Makassar Periode 9.0, A. Muh. Resa Erlangga terpilih setelah melalui proses kontestasi yang diikuti sembilan kandidat,” ucapnya.

Ketua TDA Makassar 8.0, Firmansyah Datu, menyampaikan bahwa selama 15 tahun TDA Makassar terus berupaya menjadi rumah bagi para pelaku usaha yang ingin berkembang bersama.

Semangat melayani dan berbagi pengalaman, kata dia, menjadi modal utama dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang sehat.

“Keberadaan komunitas wirausaha seperti TDA dinilai semakin relevan di tengah kebutuhan menciptakan lebih banyak pelaku usaha yang tangguh,” tuturnya.

Selain berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja, berkembangnya UMKM juga menjadi salah satu motor penggerak ekonomi lokal. Sehingga kolaborasi antarpengusaha diharapkan mampu memperkuat daya saing ekonoi Makassar di tengah berbagai tantangan global maupun nasional.

Dengan terpilihnya A Muh Resa Erlangga, TDA Makassar memasuki babak baru kepemimpinan. Estafet dari Firmansyah Datu diharapkan dapat terus memperkuat kolaborasi, pertumbuhan, dan kontribusi komunitas pengusaha di Kota Makassar

Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Makassar ini, menjadi ruang bagi para pelaku usaha untuk memperkuat kapasitas bisnis melalui business talk, talkshow, networking, hingga hiburan.(***)